News

Putra Tri Ramadani Finis Keempat di World Climbing Series Innsbruck

Jakarta (KABARIN) - Atlet panjat tebing putra Indonesia Putra Tri Ramadani harus puas menempati posisi keempat pada babak final nomor lead putra World Climbing Series Innsbruck di Austria, meski penampilannya tetap menuai apresiasi.

Manajer Timnas Panjat Tebing Indonesia Wahyu Pristiawan Buntoro menilai atlet yang akrab disapa Srondeng itu sudah tampil maksimal untuk meraih hasil terbaik. Namun, ia hanya mencatat skor 40+, yang belum cukup untuk membawa pulang medali.

"Belum beruntung untuk minimal meraih perunggu," kata Wahyu di Jakarta, Senin.

Meski gagal naik podium, Wahyu menilai konsistensi Putra Tri Ramadani yang kerap menembus final di berbagai ajang internasional menunjukkan perkembangan positif panjat tebing Indonesia, khususnya di nomor lead.

Ia berharap capaian tersebut menjadi motivasi bagi para atlet muda untuk terus berprestasi di level dunia, tidak hanya di nomor speed, tetapi juga lead dan boulder.

Pada final tersebut, medali emas diraih Neo Suzuki dari Jepang dengan skor 42+, perak oleh Alberto Gines Lopez dari Spanyol dengan skor 42+, dan perunggu oleh Jakob Schubert dari Austria dengan skor 42.

Sementara di nomor putri, emas diraih Janja Garnbret dari Slovenia, perak oleh Annie Sanders dari Amerika Serikat, dan perunggu oleh Chaehyun Seo dari Korea Selatan.

Pewarta: Donny Aditra
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026
TAG: